//
you're reading...
04. Logistics on News

Perusahaan Logistik Garap Distribusi BBM

JAKARTA – PT Aneka Kimia Raya Corporindo Tbk (AKR Cor-porindo) akan masuk ke bisnis distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mulai tahun depan setelah memenangi tender sebagai penyalur swasta. Perseroan berharap bisnis baru itu bisa mendukung target pertumbuhan penjualan BBM sebesar 30 persen di 2010.

Direktur Komersial AKR Corporindo Vembu Suresh mengatakan Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas Departemen ESDM telah menunjuk pihaknya untuk mendistribusikan BBM bersubsidi pada 2010. “Dari 18 perusahaan swasta yang diseleksi, kami yang terpilih,” kata dia, Senin (7/12).

Dengan hak distribusi tersebut, kata Suresh, perseroan tahun depan akan menyalurkan 109 ribu kiloliter (KL) BBM bersubsidi di zona 1 yang meliputi wilayah Sumatra dan Banten, serta zona 4 yang terdiri dari Kalimantan dan Sulawesi.

Dengan hak tersebut, kata Suresh, pihaknya merupakan perusahaan distribusi BBM bersubsidi swasta pertama di Indonesia setelah selama ini diisi oleh produsen minyak dan gas asing, seperti Shell dan Petronas.

Dengan tambahan dari penjualan BBM bersubsidi, Suresh memperkirakan pihaknya bisa
mempertahankan pertumbuhan total volume penjualan BBM tahun depan sekitar 30 persen. Perseroan tahun ini diperkirakan mampu menjual BBM sebanyak satu juta kiloliter (kl) atau naik 35 persen, lebih rendah dari estimasi analis yang sekitar 50 persen.

Menurut dia, pihaknya belum bisa menentukan keuntungannya namun pasar diperkirakan akan meluas karena dari total pasar BBM nasional yang 62 juta kl, 60 persennya merupakan BBM bersubsidi.

Segmen pso

Kendati baru di segmen PSO (public service obligation), perseroan berpengalaman hampir lima tahun di bisnis distribusi BBM sejakmenjadi perusahaan swasta pertama yang mengimpor BBM pada September 2005. Kapasitas penyimpanan BBM perseroan sudah bertambah dari semula 150 ribu kl menjadi 310 ribu kl dengan terminal di sembilan pelabuhan utama dan enam pelabuhan satelit di Indonesia.

Selain itu, perseroan juga membangun terminal BBM swasta terbesar di Koja, Jakarta Utara berkapasitas 250 ribu kl. Perusahaan perungan bernama PT Jakarta Tank Terminal itu dikelola bersama mitranya dari Belanda, Royal Vopak.

Analis CIMB Securities Indonesia Mastono Ali dalam risetnya 14 September 2009 menilai dengan keputusan resmi tender PSO itu, pendapatan perseroan diprediksi akan naik 31 miliar – 33 miliar rupiah selama setahun untuk setiap kenaikan volume distribusi 550 ribu kl BBM bersubsidi.

Namun, margin kotor justru diperkirakan akan turun karena risiko penurunan harga minyak dunia.
Sementara itu, AKR Corporindo juga akan berekspansi ke bisnis tambang batu bara dengan mengakuisisi PT Anugrah Karya Raya senilai 60 miliar rupiah. did/E-7

Koran Jakarta – 8 des 2009 – sumber : bataviase

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: