//
you're reading...
04. Logistics on News

Pemerintah Bentuk Tim Logistik Nasional

SIDOARJO Pemerintah akan segera membentuk tim logistik nasional untuk mengatasi problem konektivitas ekonomi antarpulau yang ditengarai menyebabkan disparitas harga sejumlah komoditas.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengakui pemerintah dalam waktu dekat dengan melibatkan sejumlah instansi terkait akan membentuk tim logistik nasional.

“Pemerintah mengakui ada problem akut terkait konektivitas ekonomi antarpulau. Ke-mendag sudah setuju, namun tim logistik itu akan berada dalam kendali Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Timakan terbentuk 1 hingga 2 bulan ke depan. Kemungkinan tim akan dibentuk dengan perpres [peraturan presiden],” ujarnya di sela-sela peresmian Pusat Perdagangan Agrobis (Puspa Agro) di Jemundo, Sidoarjo, akhir pekan lalu.

Mari menejelaskan tim logistik itu akan mencari solusi atas problem keterkaitan antardaerah yang menimbulkan disparitas harga antara satu daerah dan daerah lain serta membuat perdagangan antarpulau menjadi rendah.

“Tim akan mengurai atau memetakan problem yang ada mulai dari akses atau kesulitan ko-neksitasnya hingga peraturan yang ada. Apakah kesulitan tersebut dari segi fisik ataukah dariberbagai peraturan yang telah berlaku, ini semua harus dipelajari lebih dulu agar diketahui duduk persoalannya,” ujarnya.

Setelah data dan problematika diketahui, lanjut dia, pemerintah akan mengajak bicara sejumlah pemangku kebijakan termasuk dunia usaha sehingga kebijakan yang akan diambil akan dapat maksimal.

Biaya angkutan

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Subagyo, menyatakan akibat rendahnya konektivitas perdagangan antarpulau komponen biaya angkutan barang bisa mencapai 30% dari total biaya produksi untuk rata-rata seluruh komoditas.

“Jumlah ini terlalu tinggi dibandingkan dengan biaya transportasi di negara-negara lain yang hanya menyumbang sekitar 10% sampai 15% terhadap keseluruhan biaya produksi,” kata Subagio dalam Diskusi Ekonomi bertema Peningkatan Perdagangan Antarpulau di lndone-sia, di Shangri-La Hotel Surabaya, akhir pekan lalu.

Menurut dia, hal tersebut merupakan problem bagi perdagangan di dalam negeri

Akibat kondisi itu, lanjut dia, komoditas lokal tidak memiliki daya saing tinggi sehingga pasar tidak mampu menyerapnya.

Padahal pada era liberalisasi seperti saat ini penetrasi produk asing sangat tinggi dan hal ini ditunjang harga yang murah se-bagai salah satu komponen daya saingnya.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Koordinator Wilayah Tengah Erlangga Santri-agung sempat mengeluhkan tingginya disparitas harga komoditas antarpulau akibat rendahnya konektivitas antardaerah di Indonesia.

“Pemerintah mesti segera mengatasi problem ini, karena kondisi ini sangat berpengaruh terhadap pengembangan potensi pasar nasional,” ungkapnya kepada Bisnis, pekan lalu.

Terlebih lagi penetrasi produk asing yang kini semakin gencar sehingga persoalan konektivitas antardaerah di Indonesia mesti segera diatasi, lanjutnya.

Bisnis Indonesia – sumber : bataviase

Pemerintah bentuk tim logistik nasional

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: