//
you're reading...
04. Logistics on News

Cetak Biru Logistik Tekan Biaya Logistik

JAKARTA Cetak biru logistik yang akan diterbitkan pemerintah bulan ini diharapkan makin memperjelas landasan pengembangan bisnis jasa pengiriman barang untuk bersaing di pasar global. Deputi Menko Perekonomian Bidang Perindustrian dan Perdagangan Edy Putra Irawadi mengatakan pemerintah telah selesai membahas dan menyusun cetak biru logistik, dan akan diterbitkan paling lambat akhir Maret tahun ini.

“Hitungannya ya (cetak biru terbit paling lambat bulan ini). Semua permintaan perbaikan dari Sekretaris Kabinet (Dipo Alam) sudah kami bahas,” jelasnya. Dia mengatakan cetak biru tersebut akan menjadi semacam pengarah kegiatan pengiriman barang sehingga pemerintah optimistis biaya jasa logistik semakin murah dibandingkan dengan yang ada saat ini.

“Kami mengarahkan agar biaya logistik murah dan bangkitnya perusahaan jasa-jasa logistik nasional. Visi yang ada di cetak biru logistik ini adalah integrasi secara nasional yang terkoneksi dengan terkoneksi dengan sistem logistik global,” jelasnya. Menurutnya, sebelum ada cetak biru logistik nasional sejumlah peraturan terkait dengan kegiatan logistik terdapat di sejumlah instansi. Adapun, cetak biru dibutuhkan untuk menyatukan strategi dan program untuk membenahi sistem logistik menjadi lebih efisien.

Iskandar Zulkarnain, Ketua Umum Cabungan Forwarder, Logistik, dan Ekspedisi Indonesia (Gafeksi), mengatakan Gafeksi sejak lama sudah mendorong agar cetak biru logistik segera diterbitkan. “Karena dapat memajukan sektor logistik Indonesia untuk bersaing dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia,” katanya kemarin.

Dia meyakini cetak biru tersebut dapat membuat arus lalu lintas barang di pelabuhan dan bandara dapat berjalan lebih lancar, karena perizinan ditangani secara satu atap. “Dengan cetak biru tersebut, tidak akan ada tumpang-tindih peraturan-peraturan terkait dengan pelaksanaan kegiatan logistik,” katanya. Ian Sudana, General Manager Iron Bird TVansport, mengatakan cetak biru logistik akan memunculkan persaingan yang sehat di antara para pelaku sehingga akan memicu ber-sinerginya sejumlah perusahaan.

OLEH RAYDION SUBIANTORO Bisnis Indonesia – sumber : bataviase

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: